Mengenal PC AI serta Kelebihannya Dibandingkan PC Biasa

ranahteknologi.com-Di era digital saat ini, istilah PC AI semakin sering terdengar. Seiring perkembangan teknologi, produsen komputer mulai menghadirkan PC dan laptop yang dilengkapi kemampuan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Khususnya di tahun 2024, banyak perusahaan memperkenalkan PC AI berbasis Windows yang menawarkan fitur canggih untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari.

Seiring itu, pertanyaan yang sering muncul adalah apa sebenarnya PC AI, bagaimana bedanya dengan PC biasa, dan apa keuntungannya bagi pengguna? Mari kita bahas secara mendalam.

Apa Itu PC AI?

PC AI adalah komputer yang didesain khusus untuk menangani tugas-tugas berbasis kecerdasan buatan dan machine learning. Berbeda dengan PC biasa, PC AI mampu menjalankan berbagai aplikasi cerdas.

Sistem percakapan cerdas yang mampu memahami bahasa daerah menjadi salah satu contoh penerapan teknologi AI saat ini. Selain itu, AI juga dimanfaatkan untuk mengolah dan menafsirkan data dalam jumlah besar dengan tingkat kompleksitas tinggi. Proses pengembangan kecerdasan buatan mencakup pelatihan model, perhitungan numerik mendalam, serta simulasi untuk menghasilkan prediksi yang akurat. Seluruh kemampuan tersebut mendukung berjalannya berbagai aplikasi berbasis AI agar dapat bekerja lebih cepat, efisien, dan adaptif.

  • Chatbot pintar dengan dukungan bahasa lokal

  • Analisis data yang kompleks

  • Pelatihan model AI

  • Pengolahan angka dan simulasi

  • Operasi aplikasi berbasis AI

PC AI membutuhkan kombinasi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang mampu menjalankan tugas-tugas AI dengan efisien. Misalnya, prosesor (CPU) dan kartu grafis (GPU) yang tangguh, kapasitas RAM besar, serta storage SSD yang cepat. Namun, yang membedakan PC AI dari PC biasa adalah keberadaan NPU (Neural Processing Unit).

NPU (Neural Processing Unit)

NPU adalah akselerator khusus di dalam prosesor yang dirancang untuk memproses algoritma AI secara cepat dan efisien. Menggantikan sebagian fungsi GPU dalam menjalankan tugas AI, sehingga konsumsi daya lebih hemat dan kinerja lebih optimal.

BACAJUGA:Silicon-Carbon: Inovasi Baterai Baru Pengganti Lithium-ion di Smartphone Modern

Selain itu, PC AI juga mendukung aplikasi AI yang berjalan secara lokal, artinya data tidak perlu dikirim ke server cloud, sehingga lebih aman dan efisien. Dengan kata lain, NPU memungkinkan PC AI untuk bekerja independen, tanpa koneksi internet konstan.

Tombol Khusus Copilot di Keyboard Windows

Salah satu ciri khas PC AI adalah kehadiran tombol Copilot pada keyboard. Tombol ini dirancang untuk meluncurkan Windows Copilot, asisten AI resmi dari Windows 11, secara instan.

Biasanya tombol ini terletak di sebelah kanan tombol Alt. Dengan tombol Copilot, pengguna dapat langsung mengakses fitur AI tanpa harus membuka aplikasi terpisah. Misalnya, memanggil asisten virtual untuk meringkas dokumen, menulis email, atau menganalisis data secara cepat.

Karena beberapa produsen PC AI meluncurkan produk awal tanpa tombol fisik ini, definisi PC AI akhirnya diperluas. Intel menyatakan bahwa PC yang menggunakan prosesor Intel Core Ultra dengan NPU terintegrasi tetap bisa dikategorikan sebagai PC AI meski tanpa tombol Copilot.

Fungsi NPU pada PC dengan AI

Seperti disebutkan sebelumnya, NPU merupakan inti dari PC AI. Fungsi utama NPU adalah:

  • Menjalankan algoritma AI dengan cepat

  • Mengurangi konsumsi daya dibanding menggunakan GPU

  • Memproses data secara lokal untuk meningkatkan keamanan

  • Membantu multitasking aplikasi AI yang kompleks

Dengan memisahkan tugas AI dari GPU, PC AI mampu bekerja lebih efisien. GPU dapat fokus pada rendering grafis, sedangkan NPU memproses kecerdasan buatan. Misalnya, saat melakukan pengolahan video berbasis AI atau menjalankan chatbot, kinerja PC tetap stabil dan baterai lebih awet.

Cara Mengukur Kinerja NPU

Kinerja NPU biasanya diukur dalam TOPS (Tera Operations Per Second). Satuan ini menunjukkan kemampuan NPU dalam melakukan triliunan operasi per detik.

Menurut Intel, untuk menjalankan layanan Windows Copilot secara lokal, NPU minimal harus mencapai 40 TOPS. Namun, prosesor awal dari Intel dan AMD saat ini baru mampu mencapai 34–39 TOPS. Sebaliknya, Qualcomm yang lebih dulu menanamkan NPU di chipset Snapdragon telah mencapai 45 TOPS pada seri Elite X.

Apple sudah lebih dulu memanfaatkan NPU melalui prosesor seri M dengan Neural Engine yang mendukung MacBook sejak 2020. Prosesor M3 terbaru bahkan memiliki NPU 16-core untuk mempercepat tugas machine learning, rendering AI, dan pemrosesan data.

Sebagus Apa Performa PC AI Dibanding PC Biasa?

PC AI memang menawarkan kemampuan luar biasa, namun kenyataannya performanya sangat bergantung pada kualitas NPU, CPU, dan GPU yang digunakan. Di tahun-tahun pertama, sebagian PC AI berbasis Windows mungkin terasa tidak jauh berbeda dibanding PC biasa karena NPU generasi awal belum maksimal.

Misalnya, penggunaan AI untuk meringkas dokumen, analisis data, atau pengenalan suara akan lebih cepat di PC AI dibanding PC biasa, terutama saat dilakukan secara lokal tanpa koneksi internet.

Selain itu, PC AI memiliki potensi untuk lebih hemat daya, karena NPU menggantikan sebagian tugas GPU yang biasanya boros energi. Dengan kombinasi CPU, GPU, dan NPU yang tepat, multitasking menjadi lebih lancar, bahkan saat menjalankan aplikasi berat berbasis AI.

Copilot Windows vs macOS Apple

(support.microsoft.com)

Microsoft menghadirkan Windows Copilot sebagai jawaban terhadap keunggulan macOS Apple yang sudah lebih dulu mengintegrasikan AI di laptop mereka.

Apple sejak 2020 mengganti prosesor Intel pada MacBook dengan seri M yang dilengkapi Neural Engine (NPU). Hal ini membuat MacBook lebih efisien dalam menjalankan machine learning, pengenalan suara, hingga fitur AI lainnya. Seperti speech-to-text otomatis, analisis video dan gambar berbasis AI, asisten virtual yang belajar pola penggunaan pengguna.

Qualcomm juga sudah berpengalaman menanamkan NPU di smartphone sejak 2018. Keunggulan ini menunjukkan bahwa produsen chip non-PC tradisional lebih cepat mengadopsi teknologi AI dibanding Intel dan AMD di PC Windows.

Kelebihan PC AI Dibanding PC Biasa

Beberapa keunggulan PC AI dibanding PC biasa antara lain:

  1. Kinerja AI Lebih Cepat
    PC AI mampu menjalankan algoritma AI kompleks lebih efisien karena NPU memproses tugas AI secara lokal.

  2. Hemat Energi
    NPU menggantikan GPU dalam pemrosesan AI sehingga penggunaan baterai lebih optimal.

  3. Keamanan Data Lebih Terjaga
    Karena data AI diproses lokal, risiko kebocoran data ke cloud berkurang drastis.

  4. Meningkatkan Produktivitas
    Fitur AI dapat membantu meringkas dokumen, menganalisis data, hingga menjalankan tugas rutin otomatis.

  5. Integrasi Copilot Windows
    Tombol Copilot mempermudah akses langsung ke asisten AI, berbeda dengan PC biasa yang harus membuka aplikasi tambahan.

PC AI juga menjadi investasi jangka panjang bagi profesional yang sering bekerja dengan data, desain grafis, analisis, atau pengembangan AI.

Masa Depan PC dan Laptop AI

Di masa depan, PC AI diprediksi akan menjadi standar baru dalam komputasi pribadi. Dengan dukungan AI yang terus berkembang, PC AI akan mampu meningkatkan pengalaman kerja dengan otomatisasi, membantu belajar dan riset dengan analisis cerdas, menyediakan keamanan data lokal lebih baik dan mengurangi beban kerja manual di berbagai industri.

BACAJUGA:Sam Altman Perkenalkan Merge Labs, Perusahaan Rintisan Implan Otak Kompetitor Neuralink

Selain itu, seiring perkembangan Windows terbaru, fitur AI pada PC AI akan semakin optimal. Misalnya, Windows 12 diperkirakan akan memaksimalkan kemampuan Copilot sehingga PC AI bisa bekerja lebih cepat, efisien, dan cerdas.

Kesimpulan

PC AI adalah komputer masa depan yang didesain khusus untuk menjalankan tugas berbasis kecerdasan buatan.

Meskipun teknologi ini masih baru, PC AI membuka peluang besar untuk produktivitas, keamanan, dan efisiensi kerja. Seiring perkembangan NPU dan prosesor generasi terbaru, PC AI akan menjadi standar baru yang lebih pintar dan adaptif dibanding PC konvensional. Semoga bermanfaat!

Di setiap perkembangan dunia, ranahteknologi.com berupaya memberi fakta yang jelas dan informatif yang sesuai. Dukung terus ranahteknologi.com agar kami dapat menghadirkan konten yang informatif dan berkualitas untuk Anda.